Siapa Pencuri Kue Mama ?

 

https://albumceritaanak.blogspot.com/2020/12/siapa-pencuri-kue-mama.html
Gambar : Majalah Bobo

Mama Ina pemilik toko kue yang dermawan. Pada setiap pengunjung anak-anak di toko kuenya, mama Ina selalu menghadiahi  mereka cupcake coklat. Cupcake itu enak sekali. Toppingnya adalah selai stroberi dan  permen jely warna-warni.

 Minggu yang cerah. Ina membantu mama di toko kuenya. Di toko hanya ada  Kak Dewi asisten mama. Mama sibuk di dapur menyelesaikan pesanan.  Jam 9 pagi  toko dibuka.

 

“Selamat datang,” sapa Ina pada seorang remaja putri pengunjung pertama hari ini. Pembeli mulai banyak.  Ina segera  membantu Kak Dewi.  Toko sepi saat mama keluar dari dapur  membawa sebuah tart atau kue ulang tahun sekaligus menjinjing tas. Tampak mama terburu-buru akan pergi.  

“Namanya Bluerose, pemesannya mungkin akan datang nanti sore,”teriak mama sambil menaruh tart itu di  etalase lalu  menuju pintu keluar.

Bluerose!  Pasti  tart itu dihiasi mawar biru dari krim mentega, pikir Ina. Ina ingin melihatnya tapi datang seorang bapak dengan ransel  besar.  Tante Nur masuk. Seketika suasana  ramai oleh celoteh pelanggan mama itu. Pembeli datang lagi. Kali ini seorang ibu dan anaknya. Wah, Ina senang sekali. Saatnya untuk menghadiahkan cupcake.

“Hadiah dari kami,” Ina menyodorkan  cupcake pada anak laki-laki itu. Tapi ups, anak itu malah lari.  

“Tidak enak,”teriaknya. Ina bengong. Si ibu lalu mengambil  cupcake  dari tangan Ina.  ”Maaf ya dik. Terima kasih.”


Anak itu berlari kesana kemari saat ibunya  memilih kue. Ina tak bisa mengawasinya karena melayani pembeli. Dan ketika ibunya hendak  membayar, anak itu berdiri di samping ibunya sambil makan cupcake. “Huh, katanya tidak enak, “gerutu Ina dalam hati. 

 

Si ibu telah pergi, saat mama menelpon. “Ina, pemesan Bluerose menelpon mama. Akan datang mengambil kuenya pagi ini. Tolong siapkan kuenya sekarang.”

“Oke, Ma. Tapi seperti apa Bluerose?” tanya Ina yang belum sempat melihatnya.


Klik ini : Daftar Belanja yang Aneh


“Bluerose adalah tart putih yang sederhana. Cuma ada satu hiasan diatasnya, yaitu mawar biru. Ingat, tidak ada hiasan lainnya!” Mama menyebutkan ciri-ciri Bluerose. Inapun mencari Bluerose di etalase. Ia heran melihat kaca etalase terbuka.

Ada empat tart putih. Pertama tart putih berhiaskan coklat dan boneka barbie, kedua tart putih ditaburi coklat dan ceri, ketiga tart putih bertabur keju. Keempat, tart putih dengan mawar biru. Tapi di tart itu ada hiasan lainnya yaitu permen jely warna-warni.  Jelas bukan Bluerose !Mana Bluerose?

Gambar : Majalah Bobo


“Bluerose hilang,” pekik Ina. Kak Dewi tidak percaya. Ia ikut mencari. Namun tak menemukannya. Bluerose benar-benar hilang !

Ina panik. Bluerose  harus ditemukan sebelum pemesannya tiba.

”Siapa pencuri kue mama ?”  Ia lalu mengingat-ingat siapa saja pembeli yang datang setelah Bluerose diletakkan mama di etalase.

“Bapak bertas besar,”seru Ina.“Bapak itu menyembunyikannya dalam ranselnya.”          

Kak Dewi menggeleng, “Ransel tempat yang buruk untuk menyimpan tart.”

“Tante Nur.Tante itu pura-pura heboh lalu mencuri kue,” tebak Ina lagi.

Kak Dewi menggeleng lagi,”Tante Nur pelanggan yang baik. Tak mungkin mencuri.”

Ina bingung. Pembeli lainnya pun tak pantas dicurigai. Ina berdiri di dekat pintu. Tangannya  menyentuh daun pintu dan merasakan sesuatu yang lengket di sana. Ina menarik tangannya dan  tangannya kini penuh selai stroberi.


Klik ini juga : Mobil Terbang Daffa


“Ih, siapa membuang selai di sini,” pekiknya kesal. Tiba-tiba datang pembeli lagi. Si ibu dan anak tadi.

“Mbak, saya pesan  cupcake coklat untuk anak saya ini. Ia suka  cupcake tadi. Ia suka sekali coklat tapi tak suka selai stroberi dan permen jely,” jelas ibu tadi pada Kak Dewi.  

Ina terbelalak mendengarnya. Tiba-tiba ia merasa akan segera dapat memecahkan teka-teki ini. Saat ibu tadi pergi Ina segera mengecek belakang pintu. Ia menemukan banyak selai stroberi menempel di sana. Ina melihat ke dalam tong sampah. Kosong!

“Bluerose sudah ketemu!”seru Ina mengagetkan Kak Dewi. Ina lalu berkata lantang. ”Anak ibu tadi pelakunya. Kata ibunya, ia suka coklat tapi tak suka selai stroberi dan permen jely. Ia pasti makan cupcakenya setelah membuang  selai stroberinya di pintu itu. Lalu permen jelynya tidak dibuangnya ke tong sampah tapi ditaruhnya di atas Bluerose.  

Jadi Bluerose tidak hilang. Hanya penampilannya menjadi berbeda dengan tambahan permen jely yang ditaruh anak itu diatasnya.  Tart keempat adalah Bluerose!”

“Bagaimana anak itu melakukannya, etalase terkunci ?” tanya Kak Dewi belum yakin.

“Kaca etalase terbuka, sepertinya mama lupa menutupnya karena terburu-buru.”

Kak Dewi segera memperbaiki Bluerose. Kak Dewi tampak tersenyum. Ia merasa beruntung   ditemani Ina yang cerdik hari ini.

 

Dimuat di Majalah Bobo Edisi 22 Tahun XLVII Kamis, 5 September 2019


Behind The Story (BTS) :

Apakah kau punya toko kue. Lalu ada pesanan yang hilang. Padahal pemesannya akan segera datang. Bagaimana perasaananmu ?

Ide cerita ini  karena tertarik pada judulnya. Pasti seru dan menegangkan  kalau kue tak ada saat tamu mulai datang.

Bener kan guys





                      

Comments

Popular posts from this blog

Melepas Topeng Frengky